Kota Bogor Mulai Pasang Alat Monitor Konsumsi Energy

  Ā©Transbogor.co/Dimas Fery
Sekretaris Pusat Pengelola Resiko dan Peluang Iklim IPB, Ardiansyah, saat ditemui Transbogor.co, Kamis, (5/3/2015)

Ardiansyah : “Iklim dan geografis Johor dengan Kota Bogor tidak beda jauh. Semoga alat sensor untuk mengukur konsumsi energy bisa diterapkan di sini.”


Transbogor.co - Sekretaris Pusat Pengelolaan Resiko dan Peluang Iklim IPB, Ardiansyah mengemukakan, alat monitor untuk mengetahui konsumsi energy yang merupakan  kerjasama dengan lingkungan hidup Jepang, telah dipasang di beberapa titik di Kota Bogor. Dari alat ini bisa dipantau pemanfaatan energy dalam satu hari penuh di suatu lokasi.

“Alat ini mampu memonitor puncak pemanfaatan energy dan kapan energy down,” katanya kepada Transbogor.co, Kamis (5/3/2015).

Lebih lanjut Ardiansyah memaparkan, titik lokasi yang sudah dipasang alat monitor ini antara lain di direktorat IPB, Hotel ICC, Kafe Taman Koleksi, dan kantor CC Room.

Alat monitor ini, jelas Ardiansyah, sudah lama digunakan di Kota Johor, Malaysia. Seperti yang diketahui Johor dahulu merupakan pilot project. Dan keberhasilan penggunaan alat ini, akan diterapkan di Kota Bogor. Hasil dari informasi dasar dari alat monitor ini, akan dikembangkan untuk kawasan eco city.

“Di Johor, pemanfaatan energy bisa dimonitor. Pemanfaat sampahnya  juga sangat baik,”ujarnya.

“Iklim dan geografis Johor dengan Kota Bogor tidak beda jauh. Semoga alat sensor untuk mengukur konsumsi energy bisa diterapkan di sini. Semua akan tergantung dengan bentuk kerjasama yang dibuat dengan Pemkot Bogor,” pungkasnya.


 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Arifin Al Jawi

 
 
 
.