Miris, 39% Remaja Lakukan Seks Pranikah

  Ā©Transbogor.co/Dimas Fery
Sudrajat (Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia Cab. Bogor)

Ketua ASI: “Kurang lebih 39 persen remaja usia diatas telah melakukan seksual pranikah,”


Transbogor.co - Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) Cabang Bogor, Sudrajat, mengatakan telah terjadi peningkatan gangguan seksual, disfungsi seksual maupun penyakit seksual yang ditularkan melalui hubungan seks (transmitted sexual disease). Ironisnya saat ini, terjadi perubahan perilaku seksual remaja usia 18-24 tahun.

“Perilaku seksual remaja sudah sangat memprihatinkan. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua,” kata Sudrajat kepada Transbogor.co di sela-sela Pertemuan Tahunan II Seksologi di IPB Conventional Center, Sabtu (7/3),

Lebih mencengangkan lagi, lanjut Sudrajat, hasil penelitian BKKBN tahun 2007 di enam kota di Jawa Barat termasuk Bogor, diperoleh angka yang sangat mengagetkan para orangtua.

“Kurang lebih 39 persen remaja usia diatas telah melakukan seksual pranikah,” ujarnya.

Sebenarnya, masih kata Sudrajat, kesehatan seksual masyarakat telah diatur oleh Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi yang didalamnya ada pasal-pasal yang mengikat kepala daerah seperti Walikota atau Bupati sebagai penanggungjawab kesehatan seksual masyarakat.

“Kesehatan seksual masyarakat dipengaruhi variable yang sangat luas. Bisa  prilaku masyarakat, disfungsi seksual pada pria dan wanita, kultur masyarakat, agama, pelayanan alternatif yang kurang bertanggungjawab, hingga informasi media yang sangat menyesatkan,” ujarnya.

Dari kesehatan seksual masyarakat, lagi-lagi pihak yang paling dirugikan adalah kaum wanita. Maka dari itu, kata Sudrajat, keluar PP No. 61 Tahun 2014 Pasal 26. Dimana setiap perempuan berhak menjalani kesehatan seksual yang sehat secara aman tanpa paksaan dan diskriminasi, tanpa takut dan rasa bersalah.

“Setiap perempuan harus terbebas dari disfungsi seksual, terbebas dari kekerasan fisik dan mental,” pungkasnya.


 

Penulis: Dimas Ferry

Editor: Dzulfiqar

.