Keluarga Miskin di Desa Sirnagalih Meningkat, Desa Minta Tambahan Raskin

  ©Transbogor.co/Yusnir
Kepala Urusan Pemerintahan Desa Sirnagalih, Ujang Dayat

Ujang Dayat: "Data sebelum pemerintah desa yang baru ini, tetapi (masyarakat miskin) meningkat."


Transbogor.co - Penduduk miskin Desa Sirnagalih semakin meningkat. Menurut data dari Pemerintah Desa Sinagalih, peningkatan tersebut didasarkan dengan adanya penambahan warga penerima beras miskin (raskin). Untuk mencukupi kebutuhan raskin warganya, pemerintah desa meminta tambahan pasokan raskin dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Sesuai data saat ini jumlah penduduk Sirnagalih sebanyak 3.701 jiwa dengan 1.669 KK (kepala keluarga) yang dikatakan miskin sebanyak 145," kata Ujang Dayat, Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, kepada Transbogor.co, Kamis (12/3/2015).

Peningkatan angka kemiskinan tersebut, kata Ujang, berpatokan pada warga yang menerima beras miskin (raskin) dari pemerintah. Meski yang tercatat hanya 145 warga miskin, namun pada kenyataannya, warga yang menerima raskin berjumlah lebih banyak dari data yang ada.

"Itu data lama, data yang baru belum. Data sebelum pemerintah desa yang baru ini, tetapi (masyarakat miskin) meningkat," terangnya.

Ujang menyebutkan, meski penduduk miskin bertambah, tetapi bantuan tidak ikut bertambah, terpaksa bantuan yang seadanya itu dibagi ke masyarakat miskin lainnya.

"Sudah pernah diajuin penambahan kuota melalui Camat dan Pemerintah Kabupaten, tapi sampai sekarang belum ada. Kenyataannya itu lebih dari itu, makanya beras raskin yang 145 kg itu dibagi-bagi lagi. Jadi (beras) yang 15 kg itu dibagi dua kepala keluarga karena yang lain masih ada yang miskin," tutur Ujang.


 

Penulis: Yusnir Ocu

Editor: Muhammad

.