Pembangunan Tol Bocimi Tersendat, Bupati Bogor Akan Turun Tangan

©beritadaerah.co.id
Ilustrasi

Bupati Bogor : “Kita sudah berupaya membantu pihak pengembang melalui pengadaan lahan , itu kan fasilitas yang penting bagi masyarakat untuk mengurangi kemacetan di wilayah selatan dan membuka pertumbuhan perekonomian di kawasan itu , nanti kita sosialisasikan lagi.”


Transbogor.co – Terkait tersendatnya pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, karena persoalan pembebasan tanah, Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti, berencana akan mensosialisasikan kembali dan membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Kita sudah berupaya membantu pihak pengembang melalui pengadaan lahan , itu kan fasilitas yang penting bagi masyarakat untuk mengurangi kemacetan di wilayah selatan dan membuka pertumbuhan perekonomian di kawasan itu , nanti kita sosialisasikan lagi,” ujar Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti, saat ditemui, usai pelantikan, Senin, (16/3/2015).

Bupati Bogor , Nurhayanti juga menjelaskan, jika persoalan menyangkut pengadaan lahan itu tidaklah  sulit untuk diselesaikan, yakni dengan melakukan pengukuran dan penaksiran ulang harga tanah yang akan dibayar.

"Progres pembangunannya pun sudah bagus, masalah pembebasan tanah ada panitia tim yang meliputi badan pertanahan nasional juga, pada dasaranya pembangunan ini untuk kepentingan umum," tambahnya.

Diketahui, pembangunan Jalan Tol Bogor – Ciawi – Sukabumi tersendat karena terpentok pada persoalan lahan yang ada di wilayah Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Rencananya, seksi 1 pembangunan Tol Bocimi akan selesai dalam waktu 24 bulan dengan nilai investasi mencapai Rp 2,9 trilyun dan kontrak Rp 2,2 trilyun dengan masa konsesi sekitar 40 tahun.


 

Penulis : Arief

Editor : Arifin Al Jawi

 

 

 

 
 
 
.