Selamatkan Rp 50 Juta, Berkorban 53 Jahitan

©lugasberita.com
ilustrasi

Sarjiman: "Pelakunya gagal rampas uang korban sebanyak 50 juta tapi korban mengalami luka di lengan sebelah kiri dan mendapat 53 jahitan,"


Transbogor.co - Peribahasa 'Hidup Adalah Pengorbanan' nampaknya cukup untuk menggambarkan nasib Fatimah (40). Usai menggagalkan usaha perampok yang hendak menggasak uang sejumlah Rp 50 juta di dalam tasnya, Fatimah pun menuai 53 jahitan di lengan karena sabetan celurit pelaku.

"Pelakunya gagal rampas uang korban sebanyak Rp 50 juta tapi korban mengalami luka di lengan sebelah kiri dan mendapat 53 jahitan," ujar Kanit Reskrim AKP Sarjiman kepada transbogor.co di ruangannya, Selasa malam (17 03/2015).

Fatimah yang terluka parah itu, masih kata Sarjiman, kini dalam perawatan tenaga medis di Rumah Sakit. "Saat ini (korban) sedang dalam perawatan di RS. Salak, Kota Bogor," katanya.

Sementara kedua orang pelaku, Sarjiman menambahkan, kini masih dalam pengejaran petugas. "Saat ini para pelaku sedang diburu unit reskrim Polsek Sukaraja dan semoga cepat kita tangkap," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fatimah (40) kala itu sedang diboncengi sepeda motor oleh suaminya, Bambang, di Jl. Raya Bogor tepatnya di depan Hotel M-One. Saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor Suzuki Satria FU diduga mengintai Fatimah dan Bambang sejak keluarnya pasangan suami istri ini dari Bank BCA, tak jauh dari lokasi kejadian.

Merasa dibuntuti, Bambang (suami Fatimah) pun mempercepat laju kendaraannya. Saat posisi kedua sepeda motor mulai sejajar, salah satu pelaku berusaha merampas tas Fatimah. Kegigihan Fatimah mempertahankan tasnya pun berbuah sabetan celurit di lengan kirinya sepanjang 53 jahitan. Belakangan diketahui, tas tersebut berisi uang sejumlah Rp 50 Juta rupiah.


 

Penulis: Irfan DS

Editor: Dzulfiqar

.