Antisipasi ISIS, MUI Kab. Bogor Himbau Masyarakat Seleksi Ustadz

©abcnews.go.com
Ilustrasi

Ketua MUI Kab. Bogor: "Masyarakat mesti mendapatkan tausiah (nasihat-red) untuk memilih ustadz atau ustadzah yang menjadi narasumbernya."


Transbogor.co - Guna menghindari penyebaran ajaran ISIS di Kabupaten Bogor, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Bogor, KH. Mukri Aji, berharap masyarakat bisa lebih selektif dalam memilih ustadz dan ustadzah untuk menjadi guru ilmu agama mereka.

"Masyarakat mesti mendapatkan tausiah (nasihat-red) untuk memilih ustadz atau ustadzah yang menjadi narasumbernya." ujarnya kepada transbogor.co di Bogor, Selasa (24/03/2015). "Yang jelas (latarbelakangnya-red), punya kompentensi dan dikenal," imbuhnya.

Menurut Mukri, anggota ISIS adalah warga pendatang dan mempunyai kebiasaan berpindah-berpindah tempat tinggal untuk bisa menyebarkan ajaran radikal tersebut ke seluruh wilayah. “Mereka (ISIS) bukan warga Kabupaten bogor dan mereka pola tinggalnya berpindah-pindah, dalam mengajarkan ajaran ISIS," katanya.

Mukri mengakui, Kabupaten Bogor termasuk wilayah yang memiliki peluang besar untuk disusupi anggota ISIS. "Seluruh wilayah di Kabupaten Bogor berpeluang menjadi sasaran ajaran ISIS," akunya.

Mukri juga menilai, ajaran ISIS adalah ajaran yang tidak pernah teruji kebenarannya dan hanya menjadikan agama sebagai tameng radikalismenya. “Tidak teruji ajarannya. Ajaran mereka mengajarkan kekerasan dengan tameng agama," pungkasnya.


 

Penulis: Bayu
Editor: Muhammad

.