65 Persen Tower di Kota Bogor, Bodong.

  Ā©Transbogor.co/Dimas Fery
Anggota Komisi Fraksi Hanura, Sendy Pratama

Sendy Pratama: "Hanya 35 persen saja yang memiliki surat-surat lengkap. Ini sangat memprihatinkan,”


Transbogor.co - Dari ratusan tower yang banyak berdiri di Kota Bogor, hanya 35 persen yang memiliki surat-surat lengkap. Sisanya adalah tower bodong. Hal ini diungkap anggota Komisi Fraksi Hanura, Sendy Pratama.

 

“Dari data yang saya miliki, hanya 35 persen saja yang memiliki surat-surat lengkap. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Sendy kepada transbogor.co di lokasi pembongkaran tower bodong di Jl.Mayor Oking, Bogor, Kamis (26/03/2015).

Sendy mengemukakan, keberadaan tower bodong jelas sangat merugikan Kota Bogor yang sedang menggenjot pendapatan. “Akibat tower tak berizin, ratusan juta yang seharusnya masuk kas Pendapatan Asli Daerah (PAD) jadi hilang,” ujarnya.

Terkait pembongkaran tower yang dilakukan oleh Satpol PP, Sendy mengapresiasi kinerja Satpol PP. Hal ini, kata Sendy, membuktikan adanya hubungan yang sinergis antara DPRD dengan Pemkot (Satpol PP) dan SKPD terkait. “Kami sudah sepakati bahwa jangan sampai terjadi membangun dahulu baru mengurusi izin. Ini bisa menjadi pembelajaran kedepan bagi investor yang ingin mendirikan tower atau bangunan,” pungkasnya.



Penulis: Dimas Ferry
Editor: Muhammad

.