Kejar Rampok, Seluruh Penjuru Bogor Dijaga Petugas

  Ā©transbogor.co/Bayu
Pasukan Sabhara Polres Bogor saat persiapan razia kendaraan kejar kawanan rampok, Senin (30/03/2015)

Kasat Sabhara: "Razia alam kami lakukan dari ujung perbatasan Kota Bogor sampai ujung perbatasan Kota Depok,"


Transbogor.co - Pasca peristiwa percobaan perampokan terhadap petugas SPBU 34611 di depan BRI Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 12.30 WIB siang tadi, jajaran kepolisian resort Kabupaten Bogor langsung menggelar razia terhadap kendaraan di berbagai lokasi.

Kasat Sabhara Polres Bogor, AKP. Suhartono, menjelaskan bahwa dalam razia tersebut petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen berkendara dan barang-barang mencurigakan yang ada pada pengendara. Seluruh kendaraan yang melintas akan diperiksa petugas guna mempersempit ruang gerak pelaku percobaan perampokan dengan senjata api siang tadi.

"Tidak hanya kendaraaan roda dua tetapi kendaraan roda empat juga akan kita razia. Kita upayakan agar kejadian tidak terulang kembali," kata Suhartono saat memimpin anggota Sabhara Polres Bogor, Senin (30/02/2015). "kami telah terjunkan 40 aparat, baik yang berpakaian seragam mau pun preman," imbunya.

Ia menuturkan, wilayah-wilayah pinggir Kota Bogor dan Depok akan menjadi perhatian petugas agar keenam pelaku percobaan perampokan yang sempat melepaskan dua kali tembakan ke mobil korban tadi siang itu bisa segera tertangkap.

"Razia alam kami lakukan dari ujung perbatasan Kota Bogor sampai ujung perbatasan Kota Depok," pungkas Suhartono.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nazrudin (32) dibuntuti oleh 6 orang penjahat bersepeda motor saat hendak menyetorkan uang sejumlah Rp 260 juta ke Bank BRI di Sukahati. Setelah kaca mobil yang dikendarai Nazrudin ditembak oleh kawanan rampok tadi, ia langsung mempercepat laju kendaraannya dan lolos dari kejaran kawanan rampok setelah bertemu jajaran petugas kepolisian Bojong Gede yang sedang menggelar razia kendaraan.



Penulis: Bayu
Editor: Muhammad

.