Ramaikan KAA, Bandung 'Jejerkan' 10 Ribu Pelajar Di Jalan

┬ętempo.co
Ilustrasi pelajar

Sepanjang pinggir jalan yang akan dilewati peserta puncak peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika nanti, satu hingga dua sisi pinggir jalan akan tertutup oleh deretan pelajar itu.


Transbogor.co - Dinas Pendidikan Kota Bandung mengerahkan 10 ribu pelajar dari SD hingga SLTA untuk menyambut peserta peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika pada 24 April 2015 di Bandung. Mereka akan berjejer di pinggir jalan dekat sekolah mereka masing-masing mulai dari luar Bandara Husein Sastranegara serta luar pintu tol Pasteur, saat peserta berdatangan dan kembali pulang. Tiap siswa diminta mengibaskan dua bendera kecil agar semarak.

Sepanjang pinggir jalan yang akan dilewati peserta puncak peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika nanti, satu hingga dua sisi pinggir jalan akan tertutup oleh deretan pelajar itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mengatakan 10 ribu siswa itu akan berjejer di lokasi yang dekat dengan sekolahnya. Tiap 50 siswa, terselip seorang guru. Sementara ini, rencana tersebut akan diterapkan di Jalan Pajajaran, Wastukencana, Merdeka, dan Tamblong. "Di sekitar Gedung Merdeka tidak boleh karena itu ring satu," kata Elih.

Para pelajar itu mulai disiapkan pada pukul 07.00 WIB. Sementara tiga buah pesawat udara pengangkut peserta acara akan tiba di Bandara Husein Sastranegara pukul 08.00 WIB. "Selama masa tunggu peserta pulang, siswa dibawa lagi ke sekolah," katanya.

Bendera yang bakal dipakai siswa itu berupa bendera Indonesia dan bendera negara peserta acara. Rancangannya khusus dari bahan plastik yang tidak mudah rusak.

Tujuannya selain untuk kenang-kenangan, juga sarana belajar. Anggaran bendera itu, kata Elih, per lembarnya Rp 3.500. "Dananya dari Dinas Pendidikan dari total anggaran Rp 100 juta per dinas untuk Konferensi Asia-Afrika," ujarnya.



Sumber: tempo.co
Editor: Muhammad

.