Jalan Tegal Panjang, Tak Kunjung Diperbaiki

  

Cariu,Trans Bogor.

Ruas Jalan Tegal Panjang , Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, ternyata sudah sepuluh tahun tidak kunjung diperbaiki pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Warga sudah kesal dengan kondisi ruas jalan yang hanya berbatu-batu dan penuh lubang. Tanpa pernah tersentuh perbaikan apalagi sekedar untuk mendapat polesan aspal.

Saat musim penghujan, ruas jalan pun menjadi licin dan rawan kecelakaan. Tidak jarang para pengguna kendaraan roda dua kadang terjatuh dan terperosok ke lubang yang tidak terlihat karena dipenuhi air. Demikian diungkapkan, Kepala Desa Tegal Panjang , Raup, kepada Trans Bogor,Rabu (18/12).

Menurut Kades yang baru menjabat delapan bulan ini, kondisi rusaknya ruas jalan Tegal Panjang sudah terjadi selama sepuluh tahun. Namun malangnya, tidak kunjung mendapat perhatian pihak Pemkab Bogor. Ruas Jalan Tegal Panjang merupakan satu-satunya jalan alternatif yang dipergunakan melintas dari Kampung Lingkar Palem,Tegal sala dan juga Cariu, apabila terjadi kemacetan di ruas jalan Utama Cariu untuk menuju ke Jonggol,dan ke wilayah Kecamatan Cariu.

Raup juga menambahkan, pihak pemkab Bogor pernah menjanjijkan untuk melakukan perbaikan ruas Jalan Tegal Panjang yang panjangnya lebih kurang satu setengah kilometer tersebut. Tetapi hingga saat ini, perbaikan ruas jalan tersebut tidak juga kunjung dilakukan perbaikan. Sedangkan masyarakat sangat berharap pihak Pemkab Bogor secepatnya peduli terhadap kondisi jalan tersebut . Dengan pertimbangan, jalan yang bagus tentu dapat berimbas juga terhadap geliat perekonomian warga sekitar.

Hal sama juga dibenarkan Asep ( 30) warga Desa Tegal Panjang. Sebagai petani, Asep berharap dapat lebih mudah memasarkan hasil pertaniannya, jika jalan di wilayah mereka telah diperbaiki. Selama ini mereka selalu kesulitan dalam masalah pengiriman hasil pertanian. Jalan yang rusak, menghambat jalur distribusi hasil tani. Padahal hasil tani warga tidak dapat menunggu lama untuk dipasarkan. Karena gampang busuk atau kualitasnya menurun, sehingga terkadang warga banyak menderita kerugian.

Bupati Bogor Rachmat Yasin pada saat melakukan kegiatan Rabu Keliling (Boling) berjanji akan memprioritaskan perbaikan jalan. Karena Kecamatan Cariu telah dijadikan sebagai lumbung penghasil beras. (wid/ses)

.