Video Game Baru untuk Mencermikan Kesedihan Ayah Terhadap Anaknya yang Sekarat

©today.com
Ryan Green holds his son Joel. Last year, Joel died of brain cancer.

Ryan Green: "Aku takut aku akan melupakan Joel."


Transbogor.co - Video Game kebanyakan bersifat kekerasan dan berorientasi tindakan, tapi ketika Joel, anak seorang programer, Ryan Green, didiagnosa terkena kanker otak fatal di umur satu tahun, sang Ayah menggunakan keahliannya untuk menghargai hidup singkat anaknya.

"Aku takut aku akan melupakan Joel," ujar Ryan (34) yang tinggal bersama istrinya, Amy (34) dan 4 orang anaknya, di Lovelan, Colorado.

Lalu dia menciptakan game berjudul "That Dragon, Cancer" yang mengajak pemain untuk memasuki dunia keluarga dan merasakan dorongan emosional tinggal bersama anak yang sedang sekarat.

Dikembangkan dengan Josh Larson dan 5 orang lain di studio baru mereka, Numinous Games, game ini akan di rilis pada musim gugur. "Apa yang kami lakukan berbeda," ujar Ryan.

"Apapun keputusan yang kamu buat tidak akan mengubah akhir cerita. Karena, kami menceritakan kisah nyata. Joel tidak bertahan hidup." imbuhnya.

Pembuatan game ini dimulai sejak Joel memasuki tes klinik sampai sebelum dia meninggal di usia 5 tahun pada Maret 2014 dan disimpan dalam film dokumenter, "Thank You for Playing," yang ditayangkan perdana pada Festival Film Tribeca di New York City pada 17 April 2015.

Ryan Green berharap game ini akan menjadi sumber kebahagiaan untuk kesedihan orang tua yang lain. "Tidak ada ruang dalam budaya kita untuk membicarakan tentang kematian," pungkasnya.



Sumber: today.com
Editor: Faizar

.