Sosialisasikan UU Hak Cipta, Satpol PP Ajak Warga Tidak Beli VCD Bajakan

  ©Transbogor.co/Dimas Ferry
Satpol PP dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor sedang melakukan sosialisasi ke penjual CD/DVD untuk tidak menjual yang bajakan, Selasa, (28/4/2015)

Satpol PP Kota Bogor : “Untuk sanksi kita serahkan ke aparat yang berwenang yaitu kepolisian. Kita harapkan melalui sosialisasi ini masyarakat bisa mengetahui dan memahami bahwa membeli VCD/DVD bajakan itu melanggar Undang-Undang Hak Cipta.”  


Transbogor.co - Dalam rangka mensosialisasikan Undang-Undang No. 19 Tahun 2012 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah RI, No. 2 Tahun 2005, tentang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor, Selasa, (28/4/2015) kembali turun ke lapangan.

Ini merupakan sosialisasi kedua yang dilakukan. Sosialisasi pertama digelar pada bulan Maret lalu di Mall BTM. Pemerintah Kota Bogor melalui kantor Kominfo dan instansi terkait lainnya secara rutin akan terus mensosialisasikan undang-undang hak cipta ini di beberapa titik lainnya.

Aksi turun ke lapangan tersebut diawali dengan menyisir kawasan Jembatan Merah hingga Pusat Grosir Bogor (PGB). Tim gabungan  membagikan brosur dan pamlet kepada masyarakat dan penjual CD/VCD/DVD yang berisikan penjelasan mengenai Undang-Undang Hak Cipta dan ajakan agar masyarakat tidak membeli VCD/DVD dan software bajakan.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bogor, Asep Setia Permana yang memimpin langsung sosialisasi ini mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan sanksi.

“Untuk sanksi kita serahkan ke aparat yang berwenang yaitu kepolisian. Kita harapkan melalui sosialisasi ini masyarakat bisa mengetahui dan memahami bahwa membeli VCD/DVD bajakan itu melanggar Undang-Undang Hak Cipta,”  ujar Asep.


 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Arifin Al Jawi

.