Tips Memilih Watt Bohlam Motor

  Dok.Trans Bogor

Bola lampu atau biasa disebut bohlam yang merupakan alat penerangan di tunggangan Anda yang kini menjadi wajib dinyalakan baik siang maupun malam hari. Namun banyak para bikers  yang kurang puas dengan cahaya yang dihasilkan bohlam. Tak jarang mereka mengganti bohlam dengan watt yang kecil dengan alasan lebih terang cahaya yang dihasilkannya.

Salah satunya adalah, spek bohlam 32 watt yang diganti 25 watt atau 25 watt diganti 18 watt. akan tetapi bikers, ingat makin kecilnya nilai watt, maka nilai kalor yang diterima bolam serta dudukannya, kalornya makin tinggi.

Kompensasi setiap penggantian nilai watt yang lebih kecil, harus disertai pemakaian komponen di sekitar bohlam yang ori . Diantaranya, reflektor dan soket bolam. Sebab, kalau kedua part tadi kategori KW, dipastikan akan mudah leleh.

Apalagi hal itu dikaitkan dengan aturan rambu safety riding yang, harus menyalakan lampu setiap menjalankan motor. Penting juga untuk mempertimbangkan menurunkan nilai watt bohlam, sehubungan dengan efek positif negatif yang dihasilkan bohlam dengan watt yang lebih kecil.

Alternatif lain dapat menaikkan nilai watt bolam. Mengingat makin naiknya angka watt bohlam, kalor yang diterima dudukan bolam dan reflektor, juga makin kecil, sehingga komponen pendukung bolam lebih awet. Cuma, secara nilai pijar bolam juga kurang terang.

Ketika jam perjalanan lebih cenderung dilakukan malam hari, tak ada masalah ketika menurunkan nilai watt. Tapi, jika jam perjalanan tak kenal waktu, lebih baik pakai pedoman menaikkan watt saja. (bgj/atf)

 

 

www. Jipid.blogspot.com

 

.