Usmar Keluhkan Mental Warga Bogor yang Emoh Disiplin

  <©Transbogor.co/Dimas Ferry>
Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman (kedua kiri), Direktur Utama (Dirut) PD PPJ Kota Bogor, Andri Latief Asikin Masjoer (ketiga kiri), Kasi Pengendalian Operasi DLLAJ Kota Bogor Empar Suparta, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Irwan Risyanto ketika sidak di Pasar Bogor, Selasa (4/5/2015).

Usmar: "Masyarakat yang diedukasi mentalnya masih belum siap untuk diajak rapi."


Transbogor.co - Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, mengeluhkan mental warga Bogor yang tingkat disiplinnya sangat rendah. Pasalnya, sudah berkali-kali petugas menertibkan pada pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar untuk bisa lebih tertib. Tapi pada kenyataannya, warga Bogor masa bodoh.

“Paska lebaran tahun lalu, dari pintu utama sampai simpangan tidak ada parkir, kenyataannya masih saja ada yang parkir sembarangan. Begitu juga kita sudah sepakati, Jalan Otista untuk bongkar muat angkutan, parkir motor satu lapis dan mobil paralel. Tapi semuanya dilanggar,” Ujar Usmar Hariman saat sidak ke Pasar Bogor, Selasa (5/5/2015).

Begitu juga dengan PKL yang berjualan di badan jalan. Dinas Kebersihan dan pertamanan (DKP) Kota Bogor, pernah melakukan edukasi kepada para PKL dengan memberikan satu plastik kresek besar ukuran 40x60 cm untuk para pedagang. Harapannya, PKL memasukan sampah bekas jualannya ke dalam plastik. Hal ini, katanya untuk memudahkan kerja petugas DKP.

“DKP  tinggal mengangkutnya saja. Tapi pada kenyataannya, habis jualan PKL pada kabur. Sampah dibiarkan berserakan,” ujarnya geram.

“Ini masalah mental. Memang  jumlah petugas yang ada di lapangan sangat minim. Tapi sayangnya masyarakat yang diedukasi mentalnya masih belum siap untuk diajak rapi. Tapi kami tidak agan segan untuk terus-menerus mememberikan edukasi,” tutupnya.



Penulis: Dimas Ferry

.