Pembongkaran TPS Areal Kebon Kembang Tertunda hingga Malam Takbiran

  Ā© Transbogor.co/Dimas Fery
Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman saat sidak ke TPS di Pasar Kebon Kembang yang ada di jalan Dewi Sartika dan Nyi Raja Permas, Jumat (15/05/15).

Pembongkaran TPS para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di sekitaran pasar Kebon Kembang yang direncanakan sebelum Ramadan akhirnya molor hingga satu hari menjelang lebaran.


Transbogor.co - Dirut PD PPJ Kota Bogor, Andri Latief Asikin, memastikan molornya eksekusi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sekitar Pasar Kebon Kembang, Bogor, hingga akhir ramadhan karena terganjal masalah penertiban PKL terkait transaksi ilegal TPS.

"Kami memberikan kesempatan pedagang TPS untuk berdagang sampai malam takbiran," ujarnya ketika mendamping Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman saat sidak ke TPS di Pasar Kebon Kembang yang ada di jalan Dewi Sartika dan Nyi Raja Permas, Jumat (15/05/15).

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman saat sidak mengemukakan, sebenarnya ini langkah on the spot dari hasil rapat panjang yang dilakukan secara menyeluruh antara dinas terkait, baik itu pihak swasta, PT Javana dan pihak UMKM.

"Ini sudah berjalan panjang dan hasil rapatnya sudah ada. Kita ingin mengevaluasi on the spot di lapangan kondisi sebenarnya bagaimana. Baik itu kondisi fisik dari pasar yang direvitalisasi maupun kondisi TPS-TPS yang ada," kata Usmar.

Ia tidak menampik masih adanya masalah transaksi ilegal terkait jual beli TPS antar para pedagang yang di relokasi.

"Ada beberapa persoalan di dalam TPS-TPS itu, persoalan yang paling kerusial adalah terjadinya trasaksi jual beli kepemilikian TPS-TPS yang harusnya tidak terjadi dan ini kita ingatkan kepada manajemen baru untuk dievaluasi secara menyeluruh," jelas Usmar.


 

Reporter: Dimas Fery
Editor: Muhammad

.