Guru Besar IPB Sayangkan Penyalahgunaan Teknologi Pangan

  ©Transbogor.co/Dimas Fery
Guru Besar IPB, Sutrisno Mardjan

Beras sintesis yang diolah dari plastik disebut sebagai 'Tragedi Kemanusiaan'.


Transbogor.co - Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Sutrisno Mardjan, mengaku prihatin atas beredarnya beras sintetis berbahan dasar plastik.

Sutrisno mengatakan bahwa beras sintetis ini merupakan tragedi kemanusiaan, dan sangat mendukung langkah yang diambil oleh pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

"Beras sintesis secara teknologi bukanlah hal yang salah. Hanya bahan baku yang dipergunakan haruslah bahan pangan. IPB sendiri telah membuat beras sintetis namun berbahan dasar bahan pangan, bukan plastik ataupun besi," ungkap Sutrisno kepada Transbogor.co, Kamis (21/5/2015).

Meskipun telah berhasil membuat beras sintetis yang aman untuk dikonsumsi, IPB masih belum bisa memproduksi beras tersebut secara massal.

"Biaya produksinya masih terbilang mahal, sehingga harga jualnya pun akan sangat tinggi. Yang pasti, secara teknologi kami sudah mampu membuat beras sintetis yang sehat dan aman dikonsumsi," pungkasnya.


Penulis: Dimas Fery
Editor: Faizar

.