Semakin Serius, Izin Pabrik Miras Perlu Peninjauan Kembali

© polrestulungagung.com
Ilustrasi

Beberapa pihak bersambut sahut usai keluhan aparat terkait masih berdirinya pabrik Miras.


Transbogor.co - Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kabupaten Bogor, Ruslan mengatakan, tindakan yang bisa dilakukan oleh instansinya terhadap pabrik minuman keras, bergantung pada status peizinan pabrik tersebut.

"Ranah kita hanya diperizinan, kalau perizinan mereka lengkap kita gak bisa berbuat apa-apa," ujarnya kepada Transbogor.co, Kamis (21/5/2015).

Kemudian, lanjut Ruslan, diperlukan ketegasan dari dinas terkait (Badan Perizinan Terpadu) mengenai status dan klasifikasi dalam isi izin usaha Miras.

"Kita menghimbau kepada Badan Perzinan Terpadu (BPT) untuk memperjelas status-apakah pabrik intisari termasuk kategori minuman beralkohol atau tidak,"

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Irman Nurcahya mengatakan, izin pabrik tersebut harus ditinjau ulang.

"Kita harus melihat dulu kesana, izin yang dikeluarkan itu seperti apa, kalo izinnya yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kegiatan yang dilakukan oleh pabrik tersebut, ya harus ditindak," ujar
Irman.

"Kalau nanti ada rekomendasi yang disampaikan ke DPRD dari pihak kepolisian, kami akan melakukan tindakan,"  pungkas Irman.

Diberitakan sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Yuni Purwanti mengungkapkan, upaya pemberantasan Miras yang dilakukan pihak kepolisian tidak akan berbuah hasil maksimal jika pemerintah masih memberi izin kepada pabrik Miras untuk beroperasi.



Reporter: Bayu
Editor: Muhammad

.