Diskoperindag Kabupaten Bogor Masih Menyisir Beras Plastik

© akulebay.com
Ilustrasi

Sedikitnya 6 Kecamatan di Kabupaten Bogor disisir petugas Diskoperindag guna mencegah penyebaran beras plastk.


Transbogor.co - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Diskoperindag) Kabupaten Bogor kembali mengambil sampel beras yang diduga berbahan sintetis di tiga wilayah Barat Kabupaten Bogor, Sabtu (23/5/2015).

Ketiga wilayah tersebut yakni Kecamatan Leuwiliang, Gunung Sindur serta Ciseeng. Hal tersebut sebagai bentuk tindaklanjut atas laporan masyatakat terkait beras plastik.

"Sample sudah kami ambil dari sejumlah pedagang beras, hasilnya belum bisa ditentukan," ungkap Kasi Perdagangan Dalam Negeri Diskoperindag Kabupaten Bogor, Yatirun  kepada Transbogor.co.

Diapun menjelaskan bahwa ciri-ciri beras plastik yakni bertekstur lebih halus, warna putih merata dan bening. Setelah dimasak, rasanya tawar dan terasa getir dimulut.

“Ada dugaan beras palsu tersebut, tercampur (oplos) beras padi saat dibeli. Jumat pagi dan hari ini (Sabtu), beras tersebut dibawa ke Dinas Pertanian Kabupaten Bogor untuk diteliti lebih lanjut,” kata dia

“Sampel dari warung juga sudah dibawa untuk diteliti,” imbuhnya.

Selain di wilayah barat Kabupaten Bogor, pihaknya pun melakukan pengambilan sampel di sejumlah wilayah yakni Parung, Cileungsi dan Cisarua.

Yatirun mengimbau, peran serta masyarakat untuk segera melaporkan kepada kantor desa atau kecamatan jika menemukan beras mencurigakan.

“Kami sendiri kesulitan jika harus melakukan monitoring ke 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor, untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat agar melapor bila ada temuan terkait beras yang dirasakan berbeda,” tutupnya.


 

Reporter: Arief
Editor: Muhammad

.