Wisatawan Ke Puncak Makin Agresif

  foto @ shnews.co

Bogor, Trans Bogor
Kepadatan arus kendaraan yang mengarah ke kawasan puncak, sejak Minggu pagi (29/12), mulai terlihat. Bahkan sekitar pukul 07.30 Wib, antrian mulai memanjang begitu keluar dari pintu tol Ciawi. Diperkirakan sampai hari ini, volume kendaraan dari luar bogor akan terus bertambah.

Dibanding tahun sebelumnya, perilaku wisatawan yang  hendak menghabiskan liburan tahun baru di kawasan Puncak semakin agresif. Untuk mengantisipasi, terjadinya luapan massa, pihak kepolisian meminta  mereka sudah harus  sampai ke kawasan Puncak sebelum pukul 19.00 WIB pada Selasa (31/12). Pasalnya, jalur Puncak akan dialihkan melalui Jonggol dan Cianjur pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB pada Rabu (1/1/2014).

Kapolres Bogor AKBP Asep Safrudin memastikan tidak ada penutupan jalur. Hanya saja, pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jalur Puncak sudah dipastikan padat pada sore hari. Dengan demikian, arus kendaraan pun mau tidak mau akan dialihkan pada pukul 19.00 WIB.

"Sebenarnya tidak ada penutupan jalur. Tapi, kan, biasanya sore hari saja sudah penuh jalur itu. Makanya kan, tertutup juga oleh kendaraan. Alternatifnya, wisatawan atau pengguna jalan akan dialihkan melalui jalur Jonggol-Cianjur," ujar Asep.

Pengalihan arus juga dilakukan karena pihaknya belum bisa membatasi kendaraan yang masuk ke wilayah Puncak. Di sepanjang jalur Puncak, pihaknya menerjunkan 1.000 aparat gabungan. Selain pengamanan, tugas lainnya juga secara estafet akan menghalau wisatawan/pengguna jalan yang berhenti sembarangan di bahu jalan sehingga menimbulkan kemacetan yang lebih parah.

Selain itu, pihaknya juga akan semakin memperketat pembatasan kendaraan berat yang melintas di jalur Ciawi-Sukabumi. Sebab, jembatan Caringin masih mengalami kerusakan sehingga pembatasan tonase perlu diperketat untuk mengamankan keselamatan pengguna jalan.

Pengalihan jalur Puncak melalui Jonggol sendiri ditanggapi beragam oleh sejumlah pengguna jalan. Pasalnya, jalut ini dinilai rawan bajing loncat sehingga tidak aman. Selain itu, jarak tempuhnya juga relatif jauh hingga hampir dua kali lipat jalur Gadog-Cianjur. Kabagops Polres Bogor, Kompol Hendra Gunawan memastikan pihaknya telah menurunkan petugas keamanan di jalur-jalur alternatif, termasuk pos keamanan di daerah Jonggol dan menempatkan beberapa petugas keamanan disana.

"Pengguna jalan tidak usah khawatir karena kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Jonggol untuk melakukan pengamanan di jalur alternatif, termasuk Jonggol," ujarnya. Secara terpisah, Kasatlantas Polres Bogor AKP Muhammad Chaniago mengatakan akan menggelar razia gabungan besar-besaran yang melibatkan personel TNI mulai Selasa (31/12/13) siang selama 7 jam mulai pukul 11.00 WIB.

Sasaran razia berupa kendaraan roda dua dan empat untuk memastikan keamanan, termasuk tidak ada peredaran narkoba, miras dan barang-barang berbahaya lainnya pada perayaan tahun baru. Lebih lanjut dikatakan Chaniago razia kendaraan roda dua akan dilaksanakan di depan Polsek Ciawi. Sementara, untuk kendaraan roda empat atau lebih digelar selepas Gerbang Tol Ciawi.

Pemantauan Trans Bogor di Pos Polisi Gadog petugas sudah siap memantau kondisi lalu lintas di kawasan Puncak melalui 8 layar CCTV yang dipasang di titik-titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas. Dalam catatan Pos Polisi Gadog, dalam sehari sekitar 26.000 hingga 30.000 kendaraan melintas kawasan Puncak. (adh/den)

.