Inovasi: Ada Tempe Merah di Bogor

© liputan6.com
Tempe kacang merah

Tingginya tingkat konsumsi tempe ditengah stagnannya angka produksi kacang kedelai membuat para peneliti kampus ini mencoba mencari alternatif dan berinovasi.


Transbogor.co - Para peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) terus mengupayakan untuk meningkatkan kadar protein tempe kacang merah sebagai bahan baku pengganti kacang kedelai penghasil tempe.

Para peneliti tersebut adalah Antung Sima Firlieyanti, Eko Hari Purnomo, Feri Kusnandar dan Lulu Maknun dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB dan Pusat Pengembangan ILTEK Pertanian dan Pangan Asia Tenggara (SEAFAST).

Salah satu peneliti, Antung Sima Firlieyanti mengungkapkan, kacang merah mampu menghasilkan tempe kacang merah dengan karakteristik lebih baik, yaitu dengan kombinasi aplikasi R oligosporus dan R oryzae.

"Aplikasi kombinasi kacang R oligosporus dan R oryzae menghasilkan tempe dengan miselium yang kompak dengan waktu fermentasi yang sangat cepat (24-36 jam)," ungkapnya di IPB Dramaga seperti dikutip dari liputan6.com, Kamis (27/5/2015).

Tempe kacang merah juga memiliki kadar protein terlarut unggul dalam parameter kadar protein terlarut dibandingkan tempe yang difermentasi dengan hanya menggunakan kapang R oryzae.



Sumber. liputan6.com
Editor: Muhammad

.