Lambat Tangani Angkahong, Khadafi Minta Kepala Kejari Dicopot

  © Transbogor.co/Dimas Fery
Pakar Hukum Tata Negara dan Pemerintahan, Ucok Skay Khadafi

Lemahnya penanganan kasus Angkahong bermuara permintaan pergantian kepala Kejaksaan Negeri Bogor.


Transbogor.co - Pakar Hukum Tata Negara dan Pemerintahan, Ucok Skay Khadafi memandang pencopotan kepala Kejari adalah cara untuk mengoptimalkan kinerja Kejari dalam menangani kasus Angkahong.

“Salah salah cara adalah mencopot Kejari-nya. Sebab ia tidak sanggup menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum,” ujarnya kepada Transbogor.co, Kamis (28/5/2015) lalu.

Ia menilai, tersangka kasus tersebut seharusnya sudah bisa ditetapkan berdasarkan proses panjang yang sudah dijalani.

Sedikitnya 30 orang saksi tercatat pernah diperiksa dalam kasus yang juga diduga melibatkan Walikota Bogor, Bima Arya, tersebut.

Sebelumnya diberitakan, kelemahan Kejari dalam menangani kasus ini disebut Khadafi karena Kejari yang lupa meminum 'Obat Kuat'. Pasalnya, masih menurut Khadapi, Kejari tidak cukup terang-benderang dalam menangani kasus ini meski pernah berjanji siap memeriksa Walikota Bogor, Bima Arya.



Reporter: Dimas
Editor: Muhammad

.