Harga Bawang Merah Naik Parah

  Ā© Transbogor.co/Irfan

Harga bawang merah naik dan diprediksi terus melonjak jika pasokan tidak tercukupi.


Transbogor.co - Seorang pedagang sayuran dan bumbu dapur di pasar Citereup, Kabupaten Bogor, Ndin (37) mengatakan, harga bawang merah mengalami kenaikan paling tinggi di pasar Citereup jelang Ramadhan 2015.

"Bawang merah Rp 32.000 yang kualitas biasa dan yang super Rp 34.000 dari harga sebelumnya hanya Rp 20.000 /kg," ujarnya kepada Transbogor.co, Senin (01/6/2015).

Selain bawang merah, lanjut Ndin, kenaikan juga terjadi pada kacang tanah, "Rp 24.000, padahal kemarin hanya Rp 20.000," imbuhnya.

Meningat tingginya angka permintaan pada bulan puasa, Ia melanjutkan, kenaikan harga akan terus terjadi jika volume pasokan barang kebutuhan pokok mengalami penurunan.

"Ada kenaikan bila stok barang kurang, kalau stok cukup harga stabil," lanjutnya.

Sementara itu, peraturan Presiden tentang pengendalian harga jelang bulan Ramadhan belum juga ditetapkan. Kondisi ini dikhawatirkan akan membuat harga pangan kian meninggi hingga datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Sesuai dengan amanah dari UU No 7/2014, rencananya, pemerintah akan mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengendalian harga jelang Ramadhan.

Isi Perpres tersebut dikabarkan mengatur pengendalian harga komoditas pangan utama dengan wewenang pengendalian harga diberikan kepada Menteri Perdagangan.



Reporter: Irfan
Editor: Muhammad

.