Saling Ejek, Pelajar Bacok Pelajar

©Irfan Ds/Transbogor.co
Para pelajar yang diamankan petugas dengan barang bukti senjata tajam

Transbogor.co - Saling ejek, dua pelajar sekolah SMP terlibat tawuran dijalan raya Gunung Putri, kabupaten Bogor. Satu orang pelaja dilarikan kerumah sakit akibat luka bacokan.

 

"Tiga Pelaku pembacokan langsung diciduk ditempat saat akan melarikan diri, sedangkan korban yang diduga menjadi lawan tawuran ketiga pelaku dibawa kerumah sakit akibat luka bacok,"ungkap Ucap AKP Tri Suhartanto ,kapolsek Gunung Putri Putri ,kepada Transbogor.co saat di temui di ruangan nya ,kamis (11/06).

Kapolsek menjelaskan Kronologi kejadian berawal dari beberapa anak SMP Negeri  3 Ciangsana yg bergerombol dengan pelajar SMP lainnya yg tidak diketahui terlibat tawuran pada hari Rabu pukul 15.00 wib di Bojong kulur  kemudian dibubarkan oleh warga dan anggota patroli gunung  putri, saat itu salah satu kesekolah meneriaki tiga pelaku dengan kalimat ejekan, tersinggung dengan ejekan tersebut pelakupun langsung mengambil cerulit yang diberikan salah seorang temannya.

" Anggota Polsek dapat info trus di cek ,dan langsung di bubarkan, para pelaku tawuran yang diketahui adalah pelajar SMP pun membawa senjata tajam seperti cerulit, saat dilokasi tawuran sudah ada korban yang terkapar akibat luka bacokan diarea pinggang korban yang belum diketahui namanya"kata dia.

Saat kepolisia  mendatangi TKP, puluhan pelajar langsung kocar kacar melarikan diri dan membuang senjata tajamnya kesemak-semak pepohonan. "Tiga pelaku pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam diamankan, barang bukti cerulit serta sejata tajam lainnyapun ikut diamankan,"terang dia

Pria yang baru satu bulan  menjabat sebagai kapolsek di Gunung Putri langsung mengamankan ketiganya

" Para pelaku kita amankan anggota patroli yg sedang melakukan turjawali di sekitar tkp dan langsung mengamankan tersangka dan Korban dibawa ke RS Thamrin, Cileungsi dan akan kita tetapkan pasal Penganiayaan Berat  351 ayat (2) .Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun." Tegasnya

 

Reporter : Irfan DS

Editor : Arief P

 
.