Lapor Polisi Dicuekin, Akhirnya 'Lapor' ke Facebook

©facebook.com
Pelaku saat beraksi yang berhasil diabadikan oleh Diki Septerian

Transbogor.co-Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Utara Komisaris Muhammad Sungkono geram saat membaca postingan Diki Septerian terkait aksi penodongan tiga remaja di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara. Geramnya Sungkono terutama karena tahu dari postingan Diki bahwa petugas yang ada di pos pantau tampak acuh dengan laporan Diki.

"Itu polisi macam apa begitu. Harusnya saat dia dilaporkan begitu harus langsung jemput bola, bukan malah mengarahkan untuk melapor lagi. Tidak ada itu. Apalagi mereka disebut malah mainin HP," kata Sungkono, saat ditemui di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (12/6).

Ia pun bahkan geleng-geleng kepala saat melihat foto-foto yang diposting Diki.

"Kok kaya begini dibiarin. Padahal pos pantau kan dekat situ. Aduh, ini ga benar ini," kata Sungkono.

Menurut Sungkono, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Polsek Cilincing untuk menindak tegas anggota yang mengabaikan laporan.

"Anggota (polisi) yang kaya gini harus dipertegas. Ada korban melapor malah diceukin. Bukannya diantar atau diarahkan. Enggak bisa dibiarin begini," katanya.

Sebelumnya, dalam postingan facebook milik Diki menjelaskan, aksi penodongan dilakukan tiga remaja di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara. Diki mengatakan dalam postingannya, tak jauh dari lokasi kejadian, terdapat pos pantau milik kepolisian.

Namun, menurut Diki korban penodongan dalam kondisi luka tak diindahkan petugas pos pantau. Justru, korban diarahkan petugas untuk melaporkan ke Polsek maupun Polres. Ironisnya, petugas pos pantau justru asik bermain ponsel saat korban penodongan membuat laporan.

 

Metronews.com

.