Lie Detector Ungkap Kebohongan AA dan Agus

©facebook.com
ilustrasi

Transbogor.co-Akhirnya, polisi menggunakan perangkat deteksi kebohongan (lie detector) untuk memeriksa mereka. Menurut Kapolda Bali, Irjen Pol Ronny F Sompie, pemeriksaan dengan perangkat deteksi kebohongan (lie detector) guna mengetahui apakah Agus dan Margriet jujur atau tidak saat memberikan keterangan.

Ronny mengatakan, melalui alat itu, keterangan kedua tersangka dalam kasus berbeda ini bisa dipertanggungjawabkan. "Tidak hanya Agus dan Margriet, tapi juga saski berinisial AA juga diperiksa dengan lie detector," katanya.

Pemeriksaan terhadap AA pun dilakukan. AA yang disebut-sebut oleh tersangka Agus ikut terlibat, terindikasi ada kebohongan saat dilakukan pemeriksaan dengan alat lie detector di Polda Bali.

Sumber : Merdeka.com

Informasi di Polda Bali menyebutkan, AA yang dicecar lebih dari 20 pertanyaan sempat mengulang-ulang dan cenderung berbelit-belit. Dari alat lie detector, ada pertanyaan yang mengindikasikan kebohongan.

Sayang sumber ini tidak merinci pertanyaan mana yang mengindikasi kebohongan, terkait pembunuhan terhadap Angeline di Sedap Malam Denpasar.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto mengatakan, hasil dari lie detector terhadap AA ada beberapa jawaban yang mengindikasikan ke arah kebohongan. Namun, Hery tidak mempertegas apakah berbohong atau tidak tau.

"Hasilnya ada indikasi bahwa AA saat dites dengan lie detector dia berbohong. Ada beberapa pertanyaan yang jawabannya itu bohong. Kebohongan terlihat saat dirinya menjawab tidak tahu," terangnya di Mapolda Bali.

Dia menambahkan, keterangan AA yang tidak jujur pihaknya akan lebih intensif melakukan penyidikan. "Indikasi adanya kebohongan ini, dari sanalah kami akan menyelidiki lebih lanjut lagi," katanya.

.