P2TP2A Jawab Keberatan Kuasa Hukum Margreit

©facebook.com
ilustrasi

Transbogor.co-Ketua Pusat Pelayanan Terpadu dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Luh Anggreni menegaskan, organisasinya bekerja sesuai tugas pokok fungsi (tupoksi) termasuk dalam mengawal kasus Angeline.

Anggreni menegaskan hal itu menanggapi pernyataan kuasa hukum Margreit Hotma Sitompul yang mengancam akan menuntut P2TP2A yang dinilai menyudutkan ibu angkat Angeline.

"Kami bekerja sesuai tupoksi mulai pencegahan, pendampingan hingga rehabilitasi anak-anak dan perempuan yang menjadi korban tidak kekerasan," tegasnya saat dihubungi wartawan, Kamis (18/6/2015).

Sejak kasus hilangnya Angeline hingga terungkapnya keberadaan bocah kelas II SD 12 Denpasar itu, pihaknya terus mengawal bahkan sampai proses hukumnya berjalan. "Ini fakta ada korban pembunuhan, tentunya kami juga berhak menggali fakta-fakta dan realitas di lapangan sesuai tupoksi kami," pungkasnya.

Sumber : okezone.com

.