Bulan Puasa, Bogor dibanjiri Pengemis

  ©net

Transbogor.co-Memasuki bulan Ramadhan ini sejumlah pengemis dan anak jalanan dari berbagai daerah membanjiri perempatan jalan dan pusat keramaian yang ada di Kabupaten Bogor.

Satpol PP setempat pun melakukan razia dan operasi yustisia terhadap para gelandangan dan pengemis yang di nilai meresahkan masyarakat.Maraknya gelandangan dan pengemis yang mewarnai perempatan jalan di Kabupaten Bogor , mendapat tindakan tegas dari aparat pol PP setempat.Dan jumlahnya cukup banyak mencapai sekitar  300 orang.

Mereka  tidak hanya berasal dari daerah sekitar Bogor seperti Cianjur, Sukabumi, Depok dan sekitarnya namun ternyata para pendatang itupun berasal dari luar propinsi Jawa Barat.Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bogor Iyous Sudrajat mengatakan , banyaknya pendatang yang masuk ke Kabupaten Bogor itu tanpa memiliki tujuan .Apalagi keterampilan sehingga 300 lebih gelandangan itupun berpotensi menjadi pengemis , pelaku kriminal , pemalak bahkan perusak fasilitas umum.

“harus di lakukan pembinaan dan pemulangan ke daerah asalnya.Pemerintah Kabupaten Bogor tidak melarang siapapun untuk datang ke Kabupaten Bogor namun jika tidak ada tujuan dan keahlian tentunya menjadi beban bagi pemerintah daerah,” Jelas dia kepada transbogor.co senin (22/06/2015).

Sejumlah lokasi yang menjadi bidikan dari para pendatang musiman tersebut antara lain Ciawi , Cibinong, Gunung Putri yang merupakan wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dengan daerah lain. “Karena di kawasan tersebut banyak berdiri industri dan pabrik yang menjadi bidikan para pendatang untuk mencari pekerjaan

"Selama pekerjaan itu tidak mereka dapatkan selama itupun mereka berkeliaran di jalan jalan untuk mencukupi kebutuhannya,” Kata dia

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bogor Iyous Sudrajat menambahkan mereka akan di seleksi di Balai Kesejahteraan Sosial di Citeureup untuk di bina dan di kembalikan ke daerah asalnya. “kita akan memulangkan mereka secepatnya, setiap tahunnya menjelang lebaran pertumbuhan pengemis dan gelandangan selalu meningkat,” pungkas dia

 

Penulis : Arief Pramana

.