Waspadai, Upal Beredar Menjelang Lebaran

©okezone.com
ilustrasi

Transbogor.co- Sudah tak asing lagi jika THR menjadi hal yang paling ditunggu dan menyenangkan di kala hari raya Idul Fitri tiba.Namun sayang, beberapa oknum tak bertanggung jawab kerap menjadi penghalang maraknya hari raya dengan mengedarkan uang palsu.

Pengamat mata uang Rully Nova menyebut, pemalsu uang paling senang mengedarkan uang dengan nominal besar, yaitu Rp 50.000 hingga Rp 100.000. "Yang sering dipalsukan itu yang nilainya besar karena akan jauh lebih hemat. Bahan baku yang sama dan nilai yang besar pasti punya keuntungan lebih besar. Tetapi Rp 50.000 yang paling banyak, kalau Rp 100.000 mungkin ada tetapi jarang digunakan oleh masyarakat," ujar Rully kepada Merdeka.com, Jakarta, kemarin.

Peredaran uang palsu bisa dikatakan musiman. Tidak hanya jelang Lebaran, uang palsu juga banyak beredar di tengah gempita agenda politik seperti Pemilu. Alasannya sama, saat seperti itu perputaran uang di masyarakat dalam jumlah besar.

Sumber : merdeka.com

.