Jelang Lebaran, banyak Spanduk Ilegal Bertebaran di Cileungsi

©Dokumentasi Transbogogor.co
ilustrasi

Transbogor.co-Menjelang hari raya, banyaknya spanduk dan umbul-umbul bertebaran malang-melintang di beberapa sudut Jalan Cileungsi. Kondisi tersebut membuat wilayah Cileungsi menjadi semrawut dan kumuh. Sebab spanduk dan reklame  main pasang saja dengan cara dipaku di pohon-pohon. Malah tak sedikit pula yang tidak memiliki izin alias ilegal.

Karena dianggap merusak pemandangan dan merusak lingkungan, Pemerintah Kecamatan Cileungsi melakukan penertiban terhadap  spanduk dan reklame ilegal tersebut. “Penertiban spanduk dan umbul-umbul, merupakan kegiatan rutin. Hampir setiap hari kami melakukan kegiatan tersebut," Ucap Seketaris Camat Cileungsi, Ady Henrdyana, kepada transbogor.co , Rabu (1/7/2015)

Ady mengungkapkan, kebanyakan pemasangan spanduk, umbul-umbul serta reklame yang tidak berijin biasanya dilakukan pada tengah malam. Ketika itu  petugas sudah  pada istirahat. “Mereka pasangan malam, waktunya tidak tentu. Jadi sulit bagi bagi melakukan penindakan,” tegasnya.

Menurutnya pemasangan spanduk yang ilegal sudah tentu sangat  merugikan pemerintah. Sebab pendapatan pajak  dari Reklame yang semestina menjadi menguap. "Saya minta jangan main kucing - kucingan ,lebih baik urus per ijinan nya " tutupnya.

Reporter : Irfan DS.

Editor : Dimas Fery

 

 

.