Ada anak Pengemis musiman jadi Sarjana, Ini kata Mensos

©net

Transbogor.co-Kementerian Sosial RI terus melakukan kontrol terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) musiman yang kerap beroperasi pada bulan suci Ramadan dan juga Hari Raya Idul Fitri.

Kendati hal itu tergolong sulit, namun Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mengaku akan tetap menertibkan PMKS tersebut.

"Ibaratnya orang panennya di Bulan Ramadan. Mereka pengemis musiman, bukan berarti mereka ini miskin, ada yang di satu daerah jadi suplier pengemis, ternyata anaknya sarjana dan anaknya jadi komandan pengemis," ungkapnya

Dia menuturkan, persoalan terbesar dan tersulit terkait PMKS adalah memperbaiki dan merubah pola pikir mereka tentang tindakannya selama ini.

"Itu yang perlu dibangun mindset mereka, misal dalam keadaan terpepet jangan mengemis, itu termasuk yang saya komunikasikan dengan Suratman (akademisi UGM) untuk bisa enggak dikirim (mahasiswa) ke daerah ini," lanjutnya.

Dia mengakui, dari berbagai jenis PMKS di Indonesia yang menjadikan praktik tersebut masih kerap terjadi, khususnya di kota-kota besar.

"Indonesia ini penduduknya banyak, itu baru satu macam dari 26 macam PMKS ya, salah duanya salah tiganya ya harus tetap kita tertibkan," tegasnya.

 

Sumber : Okezone.com

 

.