Pemkab Bogor Tekan Urbanisasi Pasca Lebaran

  Ā©transbogor/bayu
kantor disdukcapil kabupaten Bogor, dijalan raya Pemda Cibinong

Transbogor.co-Pasca lebaran, biasanya kota-kota besar di Indonesia dihadapkan pada tantangan urbanisasi dalam jumlah besar. Salah satunya Kabupaten Bogor, dengan jumlah penduduk 5,3 jiwa tersebut setiap tahunnya terjadi peningkatan akibat banyaknya banyak orang yang mengadu nasib di kabupaten Bogor.

“Harus dilakukan penekanan terhadap urbanisasi pasca lebaran nantinya, jangan sampai banyak yang mengadu nasib tanpa ke ahlian di kabupaten Bogor nantinya malah menjadi gelandangan, ataupun bertindak kriminalitas akibat tidak punyanya pekerjaan yang pasti,” Ungkap Kepala Dinas Catata Sipil (Disdukcapil) kabupaten Bogor Oetje Subagja kepada transbogor.co.

Dalam hal ini, pihaknyapun tidak melarang keras untuk warga diluar daerah yang akan menetap di Bogor pasca lebaran nanti, namun harus memiliki surat pindah dari daerah asal. “Tujuan yang pasti, kerja sesuai keahlian, jangan mau bila diiming-imingi sama rekannya untuk pindah ke Bogor tanpa tujuan yang pasti dan tidak ada kepastian untuk kerja,” Terang dia

Diapun menjelaskan, banyaknya industri di wilayah Kabupaten Bogor yang menyebabkan tingginya urbanisasi setiap tahunnya pasca lebaran. “hampir setiap wilayah dikabupaten Bogor yang dikeliling 40 kecamatan memiliki Indsutri yang menyerap tenaga kerja baik itu warga Bogor maupun diluar Bogor yang mengadu nasib menjadi buruh pabrik, tapi urbanisasipun malah meningkatkan gelandangan dan anak jalanan di kabupaten Bogor,”Kata dia

Menanggapi hal tersebut, Disdukcapil Kabupaten Bogorpun tak tinggal diam, pihaknya akan melakukan sidak yustisi kependudukan pasca lebaran nantinya. “Pendataan pendudukan pasca lebaran nanti akan dilakukan, kalau memang tidak memiliki surat pindah maupun KTP, kita suruh pulang lagi ke daerah asalnya,” Pungkas dia

 

Reporter : Stefanus Bayu

Editor     : Arief Pramana

.