Rasio Peredaran Uang Palsu Meningkat

┬ękabar24.com
ilustrasi

Transbogor.co- Bank Indonesia (BI) mengatakan rasio peredaran uang palsu tahun ini meningkat. Deputi Gubernur BI Ronald Waas menyebutkan tahun ini rasio uang palsu mencapai 15 lembar per 1 juta lembar. Sedangkan tahun lalu, rasio uang palsu hanya 11-12 lembar per 1 juta lembar. Dia menyebutkan umumnya uang palsu yang beredar adalah pecahan besar.

"Umumnya pecahan besar, dibanding tahun lalu ada peningkatan sedikit," ungkapnya di Lapangan IRTI Monas, Senin (6/7/2015).

Pihaknya mengatakan peningkatan rasio tersebut terjadi karena tahun ini BI banyak menemukan uang palsu yang belum sempat diedarkan."Jumlahnya besar karena banyak yang belum beredar, Jadi kita tangkap langsung dari pengedarnya," imbuhnya.

Pihaknya mengatakan sebagai antisipasi, BI terus meningkatkan kerjasama dengan Polri. Terlebih di daerah-daerah yang banyak ditemukan uang palsu."Dari beberapa kasus kami lihat tingkat kepalsuannya masih mudah dikenali kalau masyarakat kita paham 3 D (dilihat, diraba dan diterawang).

sumber : okezone.com

.