Warga Cikeas Udik Dapat Sosialisasi Penyakit Kaki Gajah

©Trans Bogor/Irfan DS.
Dr. Prima Artha saat memberikan sosialisasi penyakit kaki gajah di desa Cikeas Udik.

Transbogor.co-Kepala  Puskesmas Gunung Putri, Prima Artha mengemukakan pentingnya masyarakat mengetahui akan bahaya penyakit filariasis atau di sebut penyakit kaki gajah dan gejala-gejalanya. Pasalnya, masyarakat seringkali menyepelekannya.

 “Masyarakat harus dikenali gejala dan tanda - tandanya lebih dini dari penyakit kaki gajah. Seringkali timbul gejala tapi dianggap penyakti biasanya,” ujarnya kepada Transbogor.co di sela sosialisasi penangulangan penyakit kaki gajah di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Indikasi tahap awal penyakit kaki gajah, kata dia,  munculnya demam berulang - ulang selama 3- 5 hari, , pembengkakan kelenjar getah bening  seperti di lipatan paha, ketiak yang tampak kemerah - merahan ,pembesaran tungkai ,lengan ,buah dada, dan buah zakar.

“Jika menemukan indikasi tersebut, segera periksakan diri ke Puskesmas,” pintanya.

Ada pun penyebab penyakit  kaki gajah, lanjutnya lagi,  disebabkan oleh cacing filaria yang hidup di dalam tubuh manusia. Cacing tersebut masuk ke dalam tubuh manusia dikarenakan gigitan nyamuk yang mengandung anak cacing.

“Cacing tersebut dapat bertahan hidup selama 4 - 6 tahun dalam kelenjar getah bening sehingga berkembang biak dan menghasilkan jutaan anak caçing yang beredar dalam darah,”pungkasnya.

Reporter : Irfan DS

Editor : Dimas Fery

.