Meja Belajar Tenggelam Sekolah Diliburkan

  Pelajar melintasi halaman sekolah mereka yang tergenang banjir di SDN 14 Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Senin (13/1) lalu. Banjir di sekolah tersebut selain curah hujan yang tinggi, juga diakibatkan drainase yang buruk. foto: antara

Bogor, Trans Bogor - Sekitar 1.500 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 19 Kota Bekasi, Jawa Barat terpaksa diliburkan Jumat (17/1/2014). Air menggenangi tempat aktivitas belajar mengajar para siswa ini. Tingginya air yang memasuki setiap ruangan belajar menyebabkan bangku dan meja tenggelam.


"Ketinggian air mencapai satu meter. Bahkan sampai menenggelamkan meja belajar," kata salah seorang guru setempat, Fitria, di Bekasi.

Menurutnya, sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Harapan Indah, Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, digenangi air hujan sejak Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Air keruh berwarna coklat itu menggenangi seluruh area sekolah mulai dari ruang belajar, kantor guru dan kepala sekolah, perpustakaan, kantin, dan laboratorium.

"Sekolah kita memang berada di kawasan cekungan dengan kondisi saluran air yang tidak berjalan dengan baik akibat sedimentasi sampah dan lumpur," katanya.

Dikatakan guru Pendidikan kewarganegaraan (PKN) itu, siswa yang terpaksa diliburkan berasal dari kelas VIII sebanyak 15 kelas dan kelas IX sebanyak 12 kelas.

"Totalnya ada sekitar 1.500 siswa yang masuk pagi dan siang," katanya.

Fitria menambahkan, sejumlah dokumen penting sekolah berupa berkas pembelajaran siswa, dokumen akreditasi guru, dan lainnya rusak akibat terendam.

Namun demikian, sejumlah perangkat elektronik dan alat laboratorium berhasil diselamatkan dengan dievakuasi ke tempat tinggi.

"Banjir kali ini sudah yang kedua kalinya kita alami sejak awal 2014," katanya.

Dia berharap kepada pihak terkait untuk memperbaiki kondisi saluran air yang mengalami kerusakan guna memperlancar aliran air saat terjadi genangan.

"Hujan beberapa menit saja, sekolah bisa langsung terendam," katanya. (adh/ant)
.