Bima Dukung PMP Rp 123 Miliar untuk PDAM

©Transbogor.co/Dimas Fery
Walikota Bogor Bima Arya dan Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan ketika menandatangani MOU saat peresmian IPA Cikereteg.

Transbogor.co-Walikota Bogor, Bima Arya meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikereteg di Kelurahan Rancamaya Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Kamis (9/7/2015). Instalasi pengolahan air milik PDAM Tirta Pakuan ini rampung pengerjaannya pada Juni lalu. Acara peresmian pun akan dirangkaikan dengan buka puasa dan penandatanganan Mou antara PDAM Kota Bogor dengan BPN Bogor, serta pelepasan karyawan PDAM yang masuk masa pensiun

Bima mengungkapkan, beroperasinya  IPA Cikereteg merupakan tahap awal  dari bussines plan  PDAM Tirta Pakuan. “Peresmian ini juga merupakan wujud komitmen PDAM Tirta Pakuan menuju target 2019 guna mencapaikan sambungan 100 persen. IPA ini diharapkan mampu memenuhi pasokan air bersih untuk 2400 sambungan langsung di Zona Pelayanan I,” ujar Bima.

Ia pun berpesan agar PDAM Tirta Pakuan tidak mudah terlena dengan apa yang sudah dicapai saat ini. “Saya minta PDAM Tirta Pakuan selalu terus meningkatkan kualitas air agar air bisa layak minum. Pipa-pipa yang sudah tua, secara bertahap terus diperbaiki. Saya merestui penambahan penyertaan modal pemerintah (PMP) sebesar Rp 123 Miliar kepada PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Alokasi suntikan modal ini menjadi komitmen Pemkot Bogor untuk mendorong PDAM Kota Bogor menjadi perusahaan pengolahan air milik daerah termaju di Tanah Air,” ujarnya.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Pakuan, Untung Kurniadi kepada Transbogor.co  berhara kehadiran IPA Cikreteg mampu mengatasi gangguan pengaliran di sebagian kawasan Zona Pelanggan I. Air ke zona itu mayoritas berasal dari Sumber Mata Air Tangkil dengan kapasitas 135 l/dt.

 “Saat musim kering seperti ini, Mata Air Tangkil mengalami pengurangan pasokan air bakunya sehingga cukup kerepotan juga karena harus mensuplai air ke pelanggan di zona IV. Makanya kehadiran IPA Cikreteg diharapkan bisa membantu (memasok ke zona 1),” pungkas Untung.

Penulis : Dimas Fery

.