Waspadai Daerah Macet di Subang

©beritaenam.com
ilustrasi

Transbogor.co- Para pemudik atau pengguna kendaraan yang akan melintas wilayah Kabupaten Subang selama arus mudik berlangsung, diimbau agar hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya di wilayah Subang terdapat beberapa lokasi termasuk rawan macet maupun kecelakaan, sehingga perlu diwaspadai pengguna kendaraan saat mereka melintas.

Hal itu dikatakan Kapolres Subang, Agus Nurpatria didamping Kasat Lantas Ridwan, seusai upacara Gelar pasukan dalam rangka operasi kepolisian terpusat, ketupat lodaya 2015 di Alun-alun Pemkab. Subang, Kamis (9/7/2015). Upacara diikuti berbagai komponen yang akan diterjunkan dalam pengamanan lebaran tersebut dipimpin Bupati Subang, Ojang Sohandi, dan dihadiri sejumlah pejabat.

Dikatakan Ridwan, selama arus mudik berlangsung sejumlah lokasi rawan macet maupun kecelakaan menjadi perhatian baik pantura, tengah, maupun selatan. Demikian pula dengan tol Cikopo - Palimanan. "Di Jalur Pantura, sedikitnya ada empat lokasi rawan macet, yaitu Patokbeusi, Sukamandi, Ciasem, dan Pusakanaga. Di empat lokasi tersebut terdapat pasar tumpah, dan persimpangan jalan sehingga banyak warga yang menyebrang jalan," katanya.

Dikatakan Ridwan, upaya mengatasi kemacetan di jalur pantura, utamanya di lokasi pasar pihaknya melakukan rekayasa termasuk menerapkan kanalisasi. Selain itu jumlah anggota juga ditambah menjadi lebih banyak. Demikian pula dengan wilayah Selatan dan Tengah, pasar tumpah menjadi lokasi rawan macet. Di wilayah tengah yaitu Kalijati dan Cipeundey. Sedangkan wilayah Selatan seperti Jalancagak dan Ciater.

Selain rawan macet, lanjut Ridwan, daerah rawan kecelakaan juga perlu diwaspadai. Selain jalan tol Cikopo - Palimanan, terdapat beberapa daerah rawan kecelakaan yang perlu di waspadai. "Kalau di Pantura daerah rawan laka di antaranya Patokbeusi dan Sukasari. Sedangkan di selatan, paling rawan yaitu Tanjakan Emen Cicenang Ciater," ujarnya.

Sementara itu seusai upacara tim gabungan Satlantas Polres Subang bersama Dinas Perhubungan Subang melakukan sidak ke terminal Subang. Di sana tim memeriksa kelayakan operasional bus angkutan umum yang ada di Terminal Subang. Pemeriksaan dilakukan mulai dari sistem kendali, mulai rem, hingga lampu. Kemudian diperiksa pula kondisi bannya. Kendaraan yang telah diperiksa dan kondisinya dinyatakan bagus dipasang stiker "Laik Jalan" pada bagian kaca depan busnya.

"Di Subang yang melayani penumpang yaitu bus Kramatjati ada 25 unit, dan warga baru ada 30 unit. Semua armadanya sudah kami lakukan uji, termasuk saat berada di pool maupun garasi serta sudah laik jalan," ucap Kadishub Subang, Harlan.

Sumber : pikiranrakyat.com

.