Tabrakan Beruntun di Ciloto

┬ętribunnews.com
ilustrasi

Transbogor.co-Kecelakaan beruntun terjadi di Jembatan Cikundul Kampung Bojong Cikuntang Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Minggu (26/7/2015). Sebanyak sembilan kendaraan terlibat pada kecelakaan ini. Diduga, kecelakaan berawal dari bus pariwisata yang oleng akibat rem blong.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 10.45 WIB. Ketika itu, bus Anggarasena milik PO Agli High melaju dari arah Bogor menuju Cianjur. Pada turunan menjelang jembatan, bus bernomor polisi B 7331 BAA itu oleng lalu menabrak Toyota Innova bernopol F 1330 BY.

Saat kejadian, kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar. Setelah menyeruduk Innova, bus sempat kembali melaju hingga menabrak rangkaian kendaraan lainnya setelah berjalan sekitar satu kilometer.

Bahkan bus yang dikemudikan yang dikendarai Masimin, 61, warga Kampung Gembor Kelurahan/Kecamatan Gembor, Kabupaten Tangerang, itu nyaris terjun ke jurang sebelum kembali menghantam mobil Xenia Nopol B 1589 WKZ.

“Setelah beberapa meter, bus menabrak lagi mobil yang ada di depan, akhirnya berenti. Dari atas bis udah oleng, terus menabrak mobil innova. Sudah nabrak, bis enggak berhenti malah terus maju tambah cepat,” kata salah seorang saksi mata, Dedi, (36).

Diungkapkan Dedi, setelah kejadian para warga sekitar langsung berkerumun untuk membantu mengevakuasi korban. "Semua di sini pada kaget karena mobilnya banyak," kata Dedi.

Tidak ada korban jiwa pada kecelakan ini, hanya saja sepuluh penumpang menderita luka-luka. Sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami rusak parah.

Salah satunya menimpa mobil Xenia B 1589 WKZ. Kendaran tersebut ditumpangi lima warga negara asing asal Timur Tengah yang sedang berlibur.

Sopir Xenia, Hamdani (35), warga Curug RT01/03 Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor mengalami patah tulang belakang bagian kiri dan luka pada kaki kirinya.

Sedangkan Basima Aromah (54), warga negara Arab Saudi, mengalami patah kaki bagian paha sebelah kiri. Keduanya sempat terjepit kendaraan yang ringsek. Pihak kepolisian dibantu warga akhirnya bisa mengeluarkan keduanya setelah berusaha selama satu jam.

Seluruh korban dilarikan ke Rumah Sakit Cimacan untuk menjalani perawatan medis. Kesepuluh korban luka yakni Dul Ahmad, Endang Triwahyuni, Hamdani, Soleh Abdul Rahmanluka, Ramin, Atir, Mohamad Saleh, Basima Aromah, Niah Silniah dan Siti Khodijah.

Kapolres Cianjur Asep Guntur Rahayu melalui Kasat Lantas Didin Jarudin didampingi Kanit Laka Lantas Kepolisian Resor Cianjur Tenda Suhendar menyatakan, dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat bus mengalami rem blong. Dugaan tersebut didapat berdasarkan keterangan sejumlah saksi.


Sumber : pikiranrakyat.com

.