Hotma Sitompul Dikepung dan Diteriaki Ormas

©harianterbit.com
Hotma Sitompul.

Transbogo.co-Kuasa hukum Margriet Christina Megawe, Hotma Sitompoel, dikawal aparat kepolisian ke luar areal Pengadilan Negeri (PN) Denpasar usai persidangan. Pasalnya, kala sidang memasuki pertengahan, ratusan anggota ormas yang sedari tadi menggelar orasi di depan Gedung PN Denpasar merangsek masuk ke dalam areal PN Denpasar.

Di dalam Gedung PN Denpasar, mereka kembali menggelar orasi. Beberapa anggota ormas itu masuk ke dalam ruang sidang berlangsung. Mereka berteriak-teriak menyatakan dukungannya kepada Polda Bali.

Sesekali, dari balik megaphone mereka juga memanggil nama Hotma Sitompoel untuk keluar ruang sidang dan menemui mereka. "Gantung Hotma Sitompoel," kata mereka, Senin 27 Juli 2015.

Usai hakim tunggal Achmad Peten Sili mengetuk palu tanda sidang usai, Hotma Sitompoel yang hadir bersama Dion Pongkor, Jefri Kam, Aldres Napitupulu dan Posko Simbolon langsung dikawal ketat kepolisian.

Mereka dikawal hingga memasuki mobil mereka yang diparkir di Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar di sebelah Gedung PN Denpasar. Dion Pongkor sempat protes kepada aparat kepolisian yang mengawalnya. "Tidak usah berlebihan dikawal. Kita juga tidak mungkin dibunuh mereka (anggota ormas)," kata Dion Pongkor berteriak.

Polisi bergeming. Puluhan aparat kepolisian tetap mengawal mereka hingga memasuki mobilnya. Pasalnya, ratusan pria berbadan kekar dari sejumlah ormas tersebar di beberapa titik yang dilalui oleh kuasa hukum ibu angkat Engeline tersebut.

Sumber : viva.co.id

.