Bertemu Pengusaha Inggris, Menteri ESDM Bahas Soal Gas Papua

©transbogor/Arief Pramana
ilustrasi

Transbogor.co-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ikut serta dalam pertemuan dengan pengusaha asal Inggris. Salah satu pembicaraan khusus berlangsung dengan British Petroleum (BP) Regional President Asia Pacific, Christina Verchere.

Sudirman menuturkan, pembicaraan hanya berlangsung secara umum dengan beberapa tema. Di antaranya terkait dengan proyek Tangguh di Papua. Disebutkan bahwa sejauh ini tidak ada permasalahan.

"Fokus BP kan sekarang ada dua. Satu menjalankan yang train satu dan train dua, nggak ada masalah‎," ungkap Sudirman, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (28/7/2015)

Seperti diketahui, BP merupakan operator sekaligus pemilik 37,16% saham di proyek ladang gas Tangguh, Papua. Kilang Tangguh train I dan II memproduksi gas 7,6 juta ton per tahun dengan alokasi pasar domestik dan ekspor.

Selain itu juga dibahas terkait dengan penerapan Letter of Credit (L/C) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 04/M-DAG/PER/1/2015 untuk ekspor barang tertentu.

"Ada beberapa isu soal L/C. Tapi tidak masalah. Sejauh ini dikelola dengan baik dan kerjasama Kementerian ESDM dan Perdagangan sangat dekat. Sehingga kalau ada apa-apa bisa dijelaskan," tukasnya

 

Sumber : Detik.com

.