Pembebasan Lahan di Tol Cipali Belum Kelar

©juaranews.com
Aksi demo ratusan warga di tol Cipali.

Transbogor.co-Ratusan warga empat desa, masing-masing Desa Jatiwangi dan Surawangi, Kecamatan Jatiwangi serta Desa Bongas Kulon dan Wetan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka yang belum menerima ganti rugi lahan tol Cikampek-Palimanan-Kertajati (Cipali) lakukan aksi demo dengan cara memblokir ruas tol di kilometer 186, tepatnya di depan rest area yang berada di wilayah Surawangi, Senin (29/6/2015).

Mereka menuntut pemerintah memberikan ganti rugi lahan sebesar Rp 500.000 per meter, bila tidak juga dibayar mereka mengancam akan membongkar jalan dan rest area yang telah selesai dibangun dengan alasan lahan masih menjadi milik warga, sesuai dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang majaknya hingga kini masih dibayar warga.

Aksi warga yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB ini sempat menghambat laju kendaraan yang melintasi tol, karena warga hampir menutup seluruh ruas jalan di wilayah tersebut. Namun akhirnya pihak kepolisian berupaya mengatur laju kendaraan hingga akhirnya kendaran bisa melintas walapun tidak leluasa karena hanya pas untuk satu badan kendaraan.

Para pendemo membawa sejumlah foster dan spanduk berisi tuntutan kepada Presiden Jokowi agar segera membayar lahan mereka dengan harga yang layak. Karena harga ganti rugi lahan yang telah dititipkan di Pengadilan Negeri dianggap terlalu rendah sehingga masyarakat menolak uang ganti rugi tersebut.

sumber : pikiranrakyat.com

.