Kekeringan, Warga Kampung urug Gunakan Air Sungai Bekas Pemandian Kerbau

©net

Transbogor.co-Sedikitnya 700 warga Kampung Urug, Kawalu, Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami dampak parah kemarau panjang. Minimnya ketersediaan air,  membuat warga harus rela memanfaatkan air sungai Ciwulan yang kotor dan berbau.

Bukan perkara mudah bagi warga untuk bisa mandi dan mengambil air sungai ciwulan yang debitnya sudah sangat surut, mereka harus berjalan hampir dua kilometer menyusuri jalanan curam.

Selain digunakan untuk kebutuhan mencuci pakaian, air sungai juga dimanfaatkan untuk mandi orang dewasa serta anak anak. Meski berisiko menimbulkan penyakit kulit apalgi bagi anak, namun mereka tidak memiliki pilihan lain.

Sebagian warga juga sengaja membuat kubangan di pinggir sungai, air yang muncul dimanfaatkan untuk keperluan minum dan memasak warga.

"Kalau kami harus beli air minum mah satu jerigen Rp 4 ribu. Sehari bisa dua hingga tiga jerigen air bersih yang dibeli," ujar Agus, salahseorang warga, Jumat (31/7/2015).

Namun akhirnya bantuan dari Pemda datang. Pemda menyediakan alat pompa air untuk membantu warga. Mereka bisa mengambil air dari alat penampungan yang ditempatkan di lapangan dekat pemukiman.

"Kami bantu warga sediakan pompa air yah digunakan untuk menyedot air dari sungai biar bisa dimanfaatkan warga," ujar Kepala BPBD Kota Tasikmalaya Soni.

Meski pompa air sudah disediakan, masyarakat berharap agar pemerintah memberikan bantuan air bersih untuk kebutuhan minum.

 

Sumber : Detik.com

.