Ungkap Kasus Angeline, Polda Bali Cari Bukti Baru

©net

Transbogor.co-Polda Bali saat ini fokus mengumpulkan bukti baru untuk menjerat tersangka lain dalam kasus pembunuhan Angeline.

Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie menjelaskan, saat ini masih mencari bukti-bukti yang menguatkan adanya keterlibatan orang lain lagi selain tersangka Agus Tae Hamda May dan Margriet Christina Megawe (Margareta).

Dia menyatakan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain, misalnya menyembunyikan kematian korban, orang tersebut bisa menjadi tersangka. Pasalnya, perbuatan itu melawan hukum.

“Misalnya, ada tersangka lain yang bisa kita buktikan menyembunyikan kematian korban, karena korban ditemukan jenazahnya di rumah ibu angkat korban. Bisa saja memungkinkan adanya tersangka lain,”kata Ronny F Sompie di Mapolda Bali, Denpasar, Jumat (31/7/2015).

Dia mengatakan, hal itu seperti yang dilakukan tersangka dengan menyembunyikan sejumlah fakta. Padahal secara jelas, jenazah korban berada di rumah tersangka. Tetapi, Margaret melaporkan kepada pihak kepolisian seolah-olah korban ini hilang.

“Untuk itu, kami terus mengungkap kasus ini. Apabila ada orang lain selain dua tersangka, Maragareta dan Agus, kita masih bisa kembangkan lagi dalam kasus menyembunyikan kematian korban,” ujarnya.

Seperti diketahui, Angeline dinyatakan hilang pada 16 Mei 2015 sore. Margriet melaporkan hilangnya anak angkatnya itu bersama Yvonne Caroline Megawe (anak kandungnya) dan Rohana.

Mereka melaporkan Angeline hilang kepada kepala lingkungan sekira pukul 19.00 Wita. Dalam adegan rekonstruksi beberapa waktu lalu, diketahui Margriet, Yvonne, dan Rohana sempat berdiskusi selama satu jam di dalam kamar ibu angkat Angeline.

 

Sumber : Okezone.com

.