Gus Nadir Kecewa atas Sikap Panitia Muktamar NU

©lensaindonesia.com
Sikap panitia jauh dari sikap simpatik kepada para utusan dan menjadi bagian dari hal yang harus diperbaiki

Transbogor.co-Prof. Dr H Nadirsyah Hosen, PhD, Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Australia dan New Zealand menyatakan kekecewaannya atas kericuhan yang terjadi saat registrasi Muktamar NU. “Sikap panitia jauh dari sikap simpatik kepada para utusan menjadi bagian dari hal yang harus diperbaiki agar kericuhan tidak terulang lagi,” ungkapnya.

Gus Nadir, begitu ia biasa disapa, dan para pengurus cabang istimewa NU sedunia yang hadir di Jombang untuk mengikuti Muktamar mengaku merasa dipersulit saat melakukan pendaftaran meskipun semua persyaratan yang ditetapkan PBNU dan panitia Muktamar sudah terpenuhi. Bahkan terjadi kesalahan ID Card yang seharusnya peserta menjadi hanya peninjau.

“Hak kami sebagai peserta tidak terpenuhi, dan informasinya simpang siur. Seperti soal jumlah peserta dan peninjau. Info semula katanya kami boleh menghadirkan 1 utusan dan boleh lebih dari 4 peninjau, ternyata masing-masin panitia punya tafsiran sendiri, dan akhirnya diputuskan hanya menerima 1 utusan dan 1 peninjau,” paparnya.

Utusan cabang istimewa yang telah hadir dan berada di arena muktamar termasuk dari Turki, Maroko, Prancis, Belanda, Libanon, Australia, Malaysia, Arab Saudi, Mesir, dan Malaysia.

Sumber : okezone.com

.