Kisah Tragis Janda Anak Dua yang Dibunuh oleh Kekasihnya (4)

©Dokumentasi Transbogor.co
Ilustrasi.

Transbogor.co-Selama dibui, polisi terus mencecar Andy dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai hubungannya dengan Ryan dan hilangnya Ryan. Andy berkeras hati tidak mengakui perbuatannya. Polisi pun tidak bisa memaksakan Andy mengakui perbuatannya.

"Akhirnya dengan kesabaran dan pengorbanan, ibu korban rajin mengunjungi tersangka di sel dan tersangka akhirnya mengakui perbuatannya," ujar Krisna.

Kepada polisi Andy mengaku menghabisi nyawa Ryan dengan cara membekap mulut dan hidung korban lalu menenggelamkannya ke dalam bak mandi di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat pada 30 Oktober tahun lalu.

Pengakuan Andy sesuai dengan keterangan Kapolres Garut AKBP Arif Rahman yang mengatakan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, bahwa jasad perempuan ditemukan mengambang di bak mandi berisikan air panas di Hotel Cipaganti pada 31 Oktober 2014. Posisi jasad tersebut telungkup dan tidak berbusana.

"Setelah tersangka (Andy) mengakui perbuatannya, saya kontak Kapolres Garut dan tanyakan apakah akhir Oktober (2014) ada penemuan mayat. Dan Kapolres mengatakan benar, ada. Ditemukan di hotel dan mengambang di bak mandi kamar hotel yang diisi air panas," terang Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 5 Agustus 2015.

Krishna menjelaskan, saat anggota Reskrim Polres Garut melakukan penyisiran di lokasi terbunuhnya janda beranak 2 itu, tidak ditemukan kartu tanda pengenal atau petunjuk identitas lainnya. Alhasil, wanita berkulit bersih itu disemayamkan di RSUD Garut dr Slamet, Garut, Jawa Barat dengan identitas 'Miss X'.

"Saat dievakuasi dari TKP (tempat kejadian perkara), anggota tidak menemukan identitasnya. Jadi korban dinyatakan mayat tanpa identitas atau sebagai Miss X," ujar Krishna.

Sumber :  liputan6.com

.