Ruko Diduga Langgar GSS, Satpol PP Tutup Mata

©transbogor/Azis
Bangunan Rumah Toko (Ruko) di Kampung Tlajung RT 02 RW 02, Desa Wanaherang diduga melanggar GSS

Transbogor.co- Bangunan Rumah Toko (Ruko) Milik salah satu pengusaha di Kampung Tlajung RT 02 RW 02, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, disinyalir melanggar Garis Sempadan Sungai (GSS).

Pasalnya, bangunan yang diperuntukan kios dan dibangun sudah 3 bulan lamanya, dengan ukuran 3 pintu dengan luas 72 m2 itu, memakan aliran sungai Bobojong yang berdampingan dengan Perumahan Cikeas Gardenia.

Sukisno (35), salah satu pegawai bangunan proyek mengatakan, jika pembangunan ruko itu sudah berlangsung 3 bulan lamanya. Namun untuk urusan melanggar atau tidaknya ia tidak mengetahuinya.

"Pemiliknya H. Jaja rumahnya di Jakarta. Saya tidak tahu menahu soal bangunan ini memakan aliran sungai, saya disini cuma kerja," kata Sukisno,

Sementara itu, pihak kecamatan melalui Satpol PP, terkait bangunan yang melanggar tersebut, Siti Nurhaida beralasan baru mengetahui hal ini dan berjanji akan segera melakukan pengecekan di lapangan.

"Kita baru tahu ada pembangunan ruko yang melanggar GSS itu dan belum tahu lokasinya. Tapi apapun yang melanggar perda akan kita tindak lanjuti dan mengecek kelapangan," terangnya.

 

Reporter : Azis Maulana

Editor      : Arief Pramana

.