Warga Mendesak Pembentukan Kabupaten Bogor Timur

  foto:Dok

Cileungsi, Trans Bogor.

Sudah waktunya daerah-daerah di Wilayah Kabupaten Bogor Timur, seperti  Kecamatan Gunung Putri, Cileungsi, Jonggol, Klapanunggal, Cariu, Sukamakmur serta Kecamatan Tanjungsari dapat mendirikan kabupaten sendiri. Daerah-daerah tersebut dipastikan dapat mampu mandiri, karena selama ini justru mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 60 persen ke Kabupaten Bogor Timur. Demikian hasil diskusi Percepatan Pembentukan Wilayah Bogor Timur, di Aula Kecamatan Cileungsi, Jumat (17/1).

Menurut Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Demokrat Wilayah Daerah Pemilihan II, Junaedi Sirait, desakan  masyarakat untuk mendirikan kabupaten tersendiri tersebut bahkan diharapkan dapat terwujud paling lambat pada tahun 2017 mendatang.

 " Pada saat dilakukan diskusi yang diselenggarakan oleh LSM Satu ,masyarakat meminta  wilayah Kabupaten Bogor Timur dijadikan kabupaten tersendiri. Mengingat sejumlah daerah di wilayah  Kabupaten Bogor Timur merupakan penyumbang terbesar untuk PAD daerah,hingga mencapai enam puluh persen. Ironisnya, kontribusi yang diterima untuk pembangunan  wilayah di Kabupaten Bogor Timur  justru tidak sebanding dengan yang disetorkan ke kas daerah. Bisa dilihat dengan kasat mata banyaknya infrastruktur jalan di wilayah ini yang rusak dan juga  minimnya sarana pendidikan "ungkap Junaedi.

Untuk itu, lanjutnya, sudah saatnya wilayah Kabupaten Bogor Timur  menjadi kabupaten tersendiri. Apabila hal ini terwujud,  maka pembangunan di Wilayah Bogor Timur akan merata dan percepatan untuk kemajuan wilayah tersebut sudah tidak akan bergantung lagi pada  Kabupaten Bogor Timur. Sebab dari segi pertumbuhan penduduk serta luas wilayah juga sudah mendukung, jadi tidak ada alasan lagi untuk terus menunggu. Hal senada juga disampaikan Ketua LSM Satu, Alhafrizana.

 "Kami akan mendesak Mendagri agar dapat mempercepat pembentukan Kabupaten Bogor Timur. Dari jumlah PAD yang disetorkan ke Pemkab Bogor Timur, jelas harapan tersebut mestinya tidak perlu ditunda lagi. Kami juga  telah menerima surat-surat dukungan untuk percepatan pembentukan tersebut. Selama ini kami melihat pihak Pemkab Bogor Timur tidak cepat merespon aspirasi warga. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pembangunan yang tidak diselenggarakan " ujar Alhafrizana .(wid/ses)

 

.