Mampukah Menteri Baru Selamatkan Rupiah ?

©okezone.com
Presiden Joko Widodo resmi melantik enam menteri kabinet kerja.

Transbogor.co- Pengamat ekonomi dan pasar modal Ferry Latuhihin menilai, menteri baru yang dipilih oleh Presiden Jokowi tak mampu menyelamatkan rupiah. Sebab, menteri-menteri Kabinet Kerja yang bertugas di bidang ekonomi tak mempunyai kapabilitas yang mumpuni.

"Kita tidak tahu programnya mampu atau enggak (selamatkan rupiah). Reshuflle ini karena desakan partai politik," kata Ferry saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (12/8).

Menurut dia, Presiden Jokowi lebih disibukkan dengan dunia politik ketimbang ekonomi. Oleh sebab itu, menteri baru yang dipilihnya tak akan membuat pengaruh dalam dunia ekonomi.

"Menurut saya sesuatu yang tak mempengaruhi ekonomi, kita tahu selama ini semakin terpuruk ekonomi Indonesia ngga punya program yang jelas, subsidi BBM kita ngga tahu kemana larinya," beber dia.

Dia pun menyebutkan saat ini kondisi perekonomian Indonesia sedang memburuk karena warisan pemerintah era-Susilo Bambang Yudhoyono. Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) tak diketahui kemana penyalurannya, ditambahkan program infrastruktur tak dijalankan secara maksimal.

"Program yang harus dijalani reformasi ekonomi, ini yang tidak pernah digembar-gemborkan oleh pemerintah Jokowi, birokrasi yang sulit. Pemerintah harusnya dari regulator menjadi fasilitator yang memberikan investor mempermudahkan seperti amdal dan perijinan yang lainnya, jangan dilama-lamain," kata dia.

Sumber : merdeka.com

.