Saatnya Kepala Daerah Sediakan Moda Transportasi Bermatabat

©kompas.com
Ilustrasi.

Transbogor.co- Masyarakat Indonesia harus mendesak kepala daerah mau melaksanakan kewajibannya menyediakan transportasi yang bermartabat. Banyak kota besar di Indonesia yang tidak memiliki angkutan umum. Padahal, mereka sangat dibutuhkan rakyat miskin.

“Kepedulian pada transportasi umum tidak hanya, dijadikan jargon ketika berkampanye. Atau sekedar tempel foto di raga angkot untuk sekedar dikenal tapi tidak peduli keberlanjutan usahanya,” kata Kepala Lab Transportasi Unika Soegijopranoto Semarang kepada beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (15/8/2015).

Para pengusaha angkot, lanjut dia, harus bersepakat tidak menerima layanan tempel foto paslon, jika tidak disertai upaya mensejahterakan sopir angkot dengan cara menata ulang transportasi umumnya.

“Kini saatnya menumbuhkan kesadaran ini, jika selama ini hanya sebagai objek pencitraan ketika mau Pilkada,” jas Djoko.

“Mereka biasanya menjadikan nelayan, petani, pedagang pasar tradisional, angkot, ojek dijadikan komoditas sasaran kampanye, baik pileg maupun pilkada. Tapi setelah berkuasa para kepala daerah justru diam saja meski dia bisa berbuat dengan kewenangan yang dimiliki,” kilah Ketua MTI Jawa Tengah itu.

Angkutan umum, tambah Djoko mutlak dibangun dan diberdayakan. Keberadaannya sangat dibutuhkan warga dalam realitas kehidupan bukan hanya saat kampanye. “Inilah tugas berat parab kepala daerah saat ini dan mendatang,” tegas dia.

Sumber : beritatrans.com

.