Ini Alasan SBY tak Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi

©arrahmah.com
Susilo Bambang Yudhoyono

Transbogor.co- Akibat tidak memenuhi undangan parlemen untuk menghadiri pembacaan pidato kenegaraan Presiden Jokowi, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun dipertanyakan. Sedang berada di mana? Berbuat apa? Apa alasannya?

Jawaban yang disampaikan dua orang kader Partai Demokrat kepada pers pun saling bertentangan. Ketum DPP PD itu menurut Ruhut Sitompul yang dicegat di DPR, berada di luar negeri untuk memenuhi undangan forum internasional. Sebaliknya oleh Imelda Sari dikatakan SBY sedang napak tilas rute perjuangan Panglima Sudirman.

 Melalui akun twitter dan facebook pribadinya, Sabtu (15/8/2015), SBY menjawab semua pertanyaan yang ditujukan kepada dirinya. Berikut jawaban lengkap SBY;

Kemarin, di Purworejo dan Yogyakarta, ada wartawan yang menanyakan ketidakhadiran saya di MPR ketika Presiden Jokowi sampaikan pidato. Terus terang, setelah selama ini saya peringati Hari Kemerdekaan di Jakarta, tahun ini saay ingin 'pulang kampung' untuk memperingatinya di Pacitan.

Kehadiran mantan Presiden & Wapres dalam acara di MPR tersebut bersifat undangan. Juga dalam acara peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana. Sebanyak 10 kali saya sampaikan pidato di Senayan (Gedung MPR -red), hanya beberapa kali satu-dua mantan Presiden dan Wapres yang hadir. (Wajar -red) Karena memang undangan sifatnya.

Di dalam peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana, Gus Dur pernah hadir sekali. Selebihnya para mantan Presiden memperingatinya di tempat lain. Atas apa yg saya alami dulu, tidak ada pikiran negatif saya kepada beliau-beliau itu. Tidak ada yang salah, karena memang tak ada keharusan.

Setelah 10 th terakhir saya peringati hari kemerdekaan tersebut di Jakarta. Insya Allah tahun ini saya akan peringati bersama masyarakat Pacitan.

Saya berencana untuk memperingati bersama pejuang dan veteran di Nawangan, Pacitan ~ tempat Panglima Sudirman dulu pimpin Perang Gerilya. Pagi ini, saya bergerak dari Yogyakarta menuju Pacitan, setelah sebelumnya dgn kereta api saya & Ibu Ani berangkat dari Jakarta.

Saya minta maaf kepada masyarakat, karena sempat ada 'kesimpangsiuran' perihal ketidakhadiran saya kemarin. Inilah penjelasan saya. Semoga rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan di Jakarta sukses & dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia makin maju.

Sumber : metrotvnews.com

.