Menkes : Kasus Kekurangan Gizi tidak Seharusnya ada di Negeri Sesubur Indonesia

©net Ilustrasi

Transbogor.co- Ketidakseimbangan nutrisi masih menjadi masalah di Indonesia. Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan kasus kekurangan gizi tidak seharusnya ada di negeri sesubur Indonesia.

Menurut Menkes Nila, sumber nutrisi sebenarnya berlimpah. Namun kurangnya kesadaran masyarakat membuat makanan-makanan yang kaya nutrisi tidak termanfaatkan dengan baik. Sebagai contoh, Menkes Nila menyebut tomat yang harganya sedang terpuruk.

"Kemarin Kemenkes beli tomat 2 ton. Bukan karena punya uang, beli tomat tidak sekadar untuk petani tapi untuk kesehatan," kata Menkes Nila, ditemui usai membuka Simposium Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2015).

Tomat, menurut Menkes Nila merupakan sumber vitamin A. Dalam bentuk segar, tomat juga memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk mencegah berbagai penyakit mematikan seperti kanker dan penyakit jantung.

Berbagai masalah terkait pangan belakangan ini, menurut Menkes Nila tidak perlu membuat angka gizi buruk meningkat karena selalu ada penggantinya. Contohnya saat daging sapi langka dan mahal harganya, masyarakat masih bisa mencukupi kebutuhan proteinnya dari ikan.

"Oke, ikan lain belum semua bisa dapat. Ada nggak ikan darat? Mudah nggak sih memelihara ikan lele? Mudah kan," tandas Menkes Nila.

 

Sumber : Detik.com

.